Aku Ingin

Posted: January 20, 2013 in Uncategorized

Aku Ingin

——————————————————————-

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada.”

——————————————————————–

Puisi indah di atas merupakan karya pujangga terkemuka Indonesia, Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono. Bait pertamanya sering kali dituliskan pada undangan perkawinan.
Meski bahasanya sangat sederhana dan kata-kata yang digunakan juga tidak asing, tapi maknanya rumit. Sepintas  puisi tersebut seperti sedang membahas tentang pengorbanan atas dasar cinta, yang diungkapkan dengan pengorbanan kayu untuk api sehingga dirinya menjadi abu. Padahal bukan itu pesan yang ingin disampaikan penulis.

Telaah yuk ^_^

Dalam kalimat “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana” yang harus digarisbawahi adalah kata “ingin mencintaimu” dan “sederhana”.
Kata ingin mencintaimu  memiliki arti belum mencintaimu, baru keinginan, kemauan hati, belum terjadi. Padahal mencintai itu bukan masalah ingin atau tidak ingin. Cinta datang sendiri, ingin atau tidak ingin, mau atau tidak mau. Terjadi begitu saja.
Apakah penulis tersebut belum mencintai orang yang dimaksud dalam puisi itu? Sudah.

Lalu?

Arti dari “ingin mencintaimu” adalah penulis ingin memaknai cinta yang sudah dimiliki kepada pasangannya.
Memaknai dengan cara apa? Dengan cara “sederhana”.  Ini yang membuat puisi  ini rumit untuk ditelaah.  Dalam kamus Bahasa Indonesia kata “sederhana” berarti tidak berlebih-lebihan, bersahaja. Berarti maksudnya penulis ingin memaknai cintanya tidak berlebih-lebihan, dengan cara bersahaja? Bukan. Saya sendiri tidak mau dicintai dengan cara yang sederhana, harus luar biasa ^_^

Terus?

Perhatikan setelah kata “sederhana” ada titik dua dilanjutkan dengan kalimat “dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.
Kalau saya ubah kalimat puisi tersebut menjadi kalimat matematik akan menjadi seperti ini:
Dengan sederhana = dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Jadi:

Sederhana = kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.

Apakah “kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu itu”  sederhana? Tidak! Lalu? Mbuhhh! Yang jelas sepengetahuan saya proses pembakaran (api membakar kayu menjadi abu) itu tidak sederhana.

Lanjut. Simak lagi kalimat “kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu”.  Yang harus digarisbawahi adalah kata “yang tak sempat”.
Kenapa sih harus digarisbawahi? kenapa ngga di-bold atau di-italic aja gitu? atau dihapus aja sekalian biar gak mumet? Yeeeee >_<. Udah terlanjur mumet -_-

“Yang tak sempat” memiliki arti waktu yang kayu miliki untuk mengucapkan kata (meskipun cuma bilang “wow”) tidak cukup, keburu jadi abu. Untuk merubah kayu jadi abu dengan cepat jelas butuh api yang sangat besar. Kalau apinya kecil, kayu akan lama terbakar, lama juga menjadi abu, bahkan
mungkin hanya menjadi arang. Jadi, di sini penulis puisi tidak sedang membicarakan hal yang sederhana, tapi hal yang besar. Api yang besar. Sesuatu yang besar. Cinta yang besar. Keseriusan.

Penulis berhasil mengecoh pembacanya dengan kata sederhana. Padahal tidak sederhana.

Secara umum pesan dari bait puisi itu,  jika kita ingin memaknai cinta yang sudah dimiliki untuk pasangan kita, maka lakukanlah dengan sepenuh hati.

Pada bait berikutnya ada kalimat “dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada”. Kalau yang ini tanya langsung ke penulisnya ya  😀

 

Don

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s